Dinas LH Kota Bima Apresiasi Lurah Na’e, Rintis Kampung Hijau dan Jadi Inspirasi Pengelolaan Sampah
Kota Bima, Rabu 28 Oktober 2026— Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima, Syahrial Nuryadin, S.IP., MM, menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kinerja Lurah Na’e, Fazhurrahman Fazhur, yang merintis gerakan Kampung Hijau melalui penataan lingkungan dan pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat.
Menurut Kadis LH, langkah yang dilakukan Lurah Na’e merupakan contoh positif bahwa pengelolaan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kepemimpinan di tingkat kelurahan serta keterlibatan aktif masyarakat.
“Kami memberikan apresiasi kepada Lurah Na’e beserta masyarakatnya. Ini adalah langkah nyata dan patut menjadi inspirasi bagi kelurahan-kelurahan lain di Kota Bima. Lingkungan yang bersih, hijau, dan tertata bisa diwujudkan apabila ada kemauan, konsistensi, dan gotong royong bersama masyarakat,” ujar Syahrial.
Ia berharap semangat dan inovasi yang ditunjukkan Lurah Na’e dapat menular kepada seluruh lurah di Kota Bima. Setiap kelurahan diharapkan mampu mengembangkan gerakan serupa sesuai dengan kondisi dan potensi wilayah masing-masing, mulai dari pemilahan sampah dari sumbernya, pengolahan sampah organik, pemanfaatan sampah anorganik, hingga pembiasaan menjaga kebersihan lingkungan.
Lebih dari sekadar menciptakan kampung yang indah, upaya tersebut juga memiliki dampak penting terhadap pengurangan volume sampah yang dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Oi Mbo. Semakin banyak sampah yang dipilah dan diolah sejak dari rumah tangga, semakin sedikit sampah yang harus diangkut dan ditimbun di TPA.
“Kita ingin gerakan Kampung Hijau tidak berhenti sebagai kegiatan penataan lingkungan semata, tetapi menjadi gerakan perubahan perilaku masyarakat. Sampah harus mulai dikelola dari rumah tangga dan lingkungan masing-masing. Kalau semua kelurahan bergerak bersama, dampaknya akan sangat besar terhadap pengurangan sampah yang masuk ke TPA,” tegasnya.
DLH Kota Bima, lanjut Syahrial, siap memberikan dukungan dan pendampingan sesuai kewenangan serta kemampuan yang tersedia, baik melalui edukasi, sosialisasi pemilahan sampah, penguatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat, maupun pengembangan inisiatif lingkungan yang dapat diterapkan di kelurahan.
Ia menegaskan, keberhasilan pengelolaan sampah membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, camat, lurah, komunitas, pelaku usaha, hingga masyarakat.
“Mari kita jadikan apa yang dirintis di Kelurahan Na’e sebagai inspirasi bersama. Tidak harus menunggu program besar atau fasilitas yang lengkap untuk mulai bergerak. Kita bisa memulainya dari rumah, dari halaman, dari gang, dan dari lingkungan masing-masing. DLH siap mendukung. Target kita bukan hanya membuat Kota Bima terlihat bersih, tetapi membangun kebiasaan masyarakat yang peduli dan bertanggung jawab terhadap sampahnya sendiri,” tutupnya.
Melalui gerakan bersama ini, diharapkan semakin banyak kelurahan di Kota Bima yang mengembangkan lingkungan hijau, bersih, dan sehat sekaligus berkontribusi nyata dalam mengurangi beban TPA Oi Mbo, demi mewujudkan Kota Bima yang Bersih, Indah, Sehat dan Asri.