DLH Kota Bima Lakukan Monitoring dan Pembinaan Kelompok Pelestari Lingkungan Hidup
Kota Bima, 30 September 2026 — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima melalui Bidang Tata Lingkungan terus memperkuat komitmennya dalam mendukung gerakan pelestarian lingkungan berbasis masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan monitoring dan pembinaan lapangan terhadap Kelompok Pelestari Lingkungan Hidup yang tersebar di sejumlah wilayah Kota Bima.
Kegiatan monitoring dan pembinaan ini dilaksanakan untuk memantau perkembangan serta memastikan keberlanjutan pemeliharaan bibit pohon yang sebelumnya telah diserahkan oleh DLH Kota Bima kepada kelompok masyarakat sebagai bagian dari upaya penghijauan dan pelestarian lingkungan.
Pada kegiatan kali ini, tim Bidang Tata Lingkungan melakukan peninjauan terhadap empat kelompok masyarakat, yaitu Kelompok Ade Malembo di Kelurahan Jatibaru, Kelompok Diwu Monca di Kelurahan Lampe, Kelompok So Dende di Kelurahan Oi Foo, dan Kelompok Muncul Baru di Kelurahan Ntobo (Ndano Nae).
Dalam peninjauan lapangan, tim DLH Kota Bima memastikan bahwa bibit pohon telah ditanam pada lokasi yang menjadi sasaran penghijauan serta mendapatkan pemeliharaan secara berkelanjutan. Hasil monitoring menunjukkan bahwa sebagian besar tanaman telah tumbuh dengan cukup baik dan cukup subur serta mendapatkan perawatan dari anggota kelompok masyarakat.
Namun demikian, kondisi cuaca yang saat ini memasuki musim kemarau dengan intensitas yang cukup ekstrem menjadi salah satu tantangan dalam pemeliharaan tanaman. Oleh karena itu, kelompok masyarakat diharapkan terus melakukan perawatan, khususnya penyiraman dan pemantauan kondisi tanaman, agar tingkat keberhasilan penanaman tetap terjaga.
Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Kota Bima menyampaikan bahwa kegiatan penghijauan yang dilaksanakan bersama kelompok masyarakat tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan tutupan vegetasi, tetapi juga diarahkan untuk memberikan manfaat ekologis dan sosial-ekonomi dalam jangka panjang.
“Pembagian bibit pohon ini ditargetkan menjadi pohon-pohon produktif yang tidak hanya berfungsi dalam penghijauan, tetapi juga sebagai penyerap dan penyimpan cadangan air tanah, membantu mencegah erosi, serta menjaga keseimbangan ekosistem di sekitarnya. Di sisi lain, jenis tanaman yang ditanam juga memiliki nilai ekonomis sehingga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi anggota kelompok dan masyarakat di masa mendatang,” jelasnya.
DLH Kota Bima memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota kelompok masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam menanam, merawat, dan menjaga keberlangsungan tanaman yang telah diberikan.
Partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa program pelestarian lingkungan tidak berhenti pada tahap penanaman, tetapi dapat terus berkembang menjadi gerakan masyarakat yang berkelanjutan.
Ke depan, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bima akan terus memberikan dukungan, pembinaan, dan pendampingan kepada kelompok masyarakat yang konsisten melaksanakan aksi pelestarian lingkungan. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung terwujudnya Kota Bima yang hijau, asri, dan berkelanjutan.
(PPID DLH KOTA BIMA)