Gerakan Rabu Amal Sampah Hasilkan 171,93 Kilogram Sampah Botol Plastik hingga Juli, Wujud Nyata Budaya Peduli Lingkungan di Kota Bima
Kota Bima, 30 Juli 2026 – Komitmen Pemerintah Kota Bima dalam membangun budaya peduli lingkungan terus menunjukkan hasil yang positif melalui pelaksanaan Gerakan Rabu Amal Sampah. Program yang dilaksanakan secara rutin setiap hari Rabu ini telah menjadi salah satu gerakan sederhana namun berdampak besar dalam upaya mengurangi timbulan sampah plastik sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memulai pengelolaan sampah dari sumbernya.
Sejak dimulai pada Januari hingga minggu terakhirJuli 2026, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bima secara konsisten melaksanakan Gerakan Rabu Amal Sampah dengan rata-rata pelaksanaan yang melibatkan sekitar 35 pegawai setiap hari Rabu. Dalam setiap pelaksanaan, rata-rata sampah botol plastik yang berhasil dikumpulkan mencapai sekitar 7 kilogram/rabu. Hingga akhir Juli 2026, total sampah botol plastik yang berhasil dihimpun dan diserahkan kepada Bank Sampah Induk Karaso Rasa mencapai 171,93 kilogram, dengan total partisipasi sebanyak 820 pegawai.
Secara bertahap, capaian tersebut menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Pada bulan Januari terkumpul 18,50 kilogram sampah botol plastik dari partisipasi 102 pegawai. Bulan Februari meningkat menjadi 22,08 kilogram dari 112 pegawai. Pada bulan Maret terkumpul 12 kilogram dari 51 pegawai, kemudian meningkat kembali pada bulan April menjadi 18,75 kilogram dari 97 pegawai. Memasuki bulan Mei, jumlah sampah yang berhasil dikumpulkan mencapai 26 kilogram dengan partisipasi 124 pegawai, sementara pada bulan Juni terkumpul 17,75 kilogram dari 125 pegawai. Pencapaian tertinggi terjadi pada bulan Juli, di mana sebanyak 209 pegawai berhasil mengumpulkan 56,85 kilogram sampah botol plastik, sekaligus menjadi capaian terbaik sejak gerakan ini dilaksanakan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bima menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh jajaran Dinas Lingkungan Hidup Kota Bima yang telah menunjukkan komitmen serta konsistensi dalam menjalankan Gerakan Rabu Amal Sampah. Menurutnya, keberhasilan tersebut membuktikan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan.
Keberhasilan Gerakan Rabu Amal Sampah juga tidak terlepas dari dukungan berbagai perangkat daerah yang telah ikut berpartisipasi. Hingga saat ini, instansi yang telah melaksanakan gerakan tersebut meliputi Dinas Lingkungan Hidup, Bappeda, Inspektorat, BPKAD, BKPSDM, Sekretariat DPRD, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Kantor Camat Rasanae Barat, DPMPTSP, DP3A serta BRIDA Kota Bima. Partisipasi lintas perangkat daerah tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan kolaborasi seluruh unsur pemerintah dengan Bank Sampah Induk Karaso Rasa pada Dinas Lingkungan Hidup.
Ke depan, Bank Sampah Induk Karaso Rasa Kota Bima berharap Gerakan Rabu Amal Sampah dapat diikuti oleh lebih banyak perangkat daerah, sekolah, perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas, maupun masyarakat umum. Semakin banyak pihak yang terlibat, semakin besar pula kontribusi yang dapat diberikan dalam mengurangi sampah plastik dan mewujudkan Kota Bima sebagai kota yang bersih, hijau, dan berkelanjutan.
Dengan memilah sampah dari rumah dan membawa botol plastik ke tempat kerja, setiap orang telah mengambil bagian dalam menjaga bumi, mengurangi pencemaran, serta mewariskan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang.
"Pilah dari Rumah, Bawa ke Kantor, Setorkan ke Bank Sampah Induk. Sampah Hari Ini, Manfaat untuk Masa Depan."
Informasi lebih lanjut:
Bank Sampah Induk Karaso Rasa Kota Bima
Facebook: BSI KotaBima
Instagram: @bsikotabima_
Website: dlh.bimakota.go.id