Plt. Kepala DLH Berikan Pembinaan kepada Seluruh Tenaga Paruh Waktu

Kota Bima, 6 Januari 2026 - Pejabat Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Syahrial Nuryadin, S.IP., M.M memberikan pembinaan kepada seluruh tenaga paruh waktu yang bertugas di DLH Kota Bima. Kegiatan ini digelar sebagai upaya memperkuat kedisiplinan, etos kerja, serta komitmen tenaga paruh waktu dalam mendukung pelayanan kebersihan dan pengelolaan lingkungan.

 

Dalam arahannya, Plt. Kadis LH menyampaikan bahwa keberadaan tenaga paruh waktu memiliki arti sangat penting dalam menjaga kebersihan dan keindahan kota. “Keberadaan saudara semua sebagai tenaga paruh waktu di DLH memiliki arti yang sangat penting. Tugas kita bukan hanya mengangkut, menyapu, atau membersihkan sampah, tetapi menjaga wajah kota, menjaga kesehatan lingkungan, bahkan menjaga masa depan anak-anak kita dari persoalan sampah dan pencemaran,” ujarnya.

 

Kepada tenaga paruh waktu yang baru bergabung, Plt. Kadis LH juga memberikan penekanan agar segera menyesuaikan diri dengan ritme kerja dan aturan yang berlaku. “Segera menyesuaikan diri dengan ritme kerja, aturan, dan budaya kerja di DLH. Anda ditempatkan di DLH berarti harus siap dengan tugas yang akan diemban. Ini bukan tempat untuk bersantai-santai. Tugas kita berat, menjaga wajah kota agar tetap bersih, indah, sehat, dan asri,” tegasnya.

 

Ia juga menegaskan bahwa setiap tenaga paruh waktu harus memiliki komitmen yang kuat dalam bekerja.“Dimanapun saudara ditempatkan harus siap bekerja. Jika ada yang merasa tidak siap mengikuti aturan kerja atau melaksanakan tugas-tugas lapangan, maka silakan menyatakan mundur dan mengajukan pindah dari DLH. Kami membutuhkan orang-orang yang benar-benar siap bekerja dan berkomitmen,” tambahnya.

 

Selain itu, Plt. Kadis LH juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi para petugas yang setiap hari bekerja di lapangan dalam berbagai kondisi cuaca. Ia menekankan beberapa hal penting sebagai perhatian bersama, di antaranya: disiplin waktu dan kehadiran, menjaga etika dan sikap saat bertugas di lapangan, mengutamakan keselamatan kerja dan penggunaan alat pelindung diri (APD), serta merawat sarana dan prasarana kerja yang digunakan.

 

Menurutnya, pekerjaan tenaga paruh waktu DLH merupakan pekerjaan mulia karena berdampak langsung pada kebersihan dan kenyamanan masyarakat. “Tidak ada pekerjaan yang rendah selama dilakukan dengan ikhlas. Justru pekerjaan saudara semua sangat mulia, karena kebersihan kota berdiri dari kerja keras saudara,” ungkapnya.

 

Di akhir arahannya, Plt. Kadis LH menyampaikan bahwa ke depan DLH akan terus memperkuat pengelolaan persampahan, pengurangan sampah ke TPA, penataan taman, dan edukasi lingkungan kepada masyarakat. Peran tenaga paruh waktu dinilai sangat menentukan keberhasilan program-program tersebut.